Rabu, 12 Desember 2012

Analitis Studi Air Waduk Bembala Untuk Kapasitas Perikanan, Sifat Dapat Diminum Dan Berguna Untuk Keperluan Pertanian



Analitis Studi Air Waduk Bembala Untuk Kapasitas Perikanan, Sifat Dapat Diminum Dan Berguna Untuk Keperluan Pertanian
Pengantar
Air diperlukan untuk produksi dalam negeri, industri, pertanian dan perikanan untuk tujuan analitis air sangat penting karena air murni dapat digunakan untuk keperluan rumah tangga, industri, pertanian dan perikanan.
Materi & Metoda
Ø  Determinasi sampel air
Ø  Penentuan konduktivitas sampel air
Ø  Penentuan TDS sampel air
Ø  Penentuan kekerasan sampel air
Ø  Penentuan oksigen terlarut
Ø  Karakteristik fisik sampel air
Hasil
Dari hasil analisis air Bembala Damp menunjukan bahwa air berguna untuk keperluan rumah tangga, perikanan dan pertanian, dan tidak cocok untuk keperluan industri secara langsung.
Diskusi
Hasil dari analitis dan parameter air seperti pH, konduktivitas, TDS, BOD dan parameter fisik lainnya, pH air di atas tujuh di semua musim, BOD di atas 22 dan TDS di atas 120 ini berarti bahwa air lingkungan cocok untuk perikanan. Kesadahan air di atas 140 ppm ini menunjukkan garam terlarut lebih merupakan sampel yang berguna untuk tanaman pertanian. Tapi air tersebut tidak cocok untuk keperluan industri secara langsung. Sebagian besar kematian ikan itu, perubahan berat dan laju pertumbuhan lebih pada pH 6,5 sampai 7.5.

Shrimp Pond Effluent Quality during Harvesting and Pollutant Loading Estimation using Simpson’s Rule
Akuakultur adalah industri yang menguntungkan di seluruh dunia terlebih di daerah tropis. Malaysia memiliki wilayah pesisir yang luas untuk budidaya udang. Namun, sedikit yang diketahui tentang sejauh mana dampak dari industri ini dari segi kualitas dan kuantitas polutan yang dihasilkan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas udang kolam limbah dan kemudian memperkirakan beban polutan.
Pendahuluan
Ekosistem pesisir sangat berharga karena banyak kegunaan seperti perikanan, budidaya, pertanian dan pemukiman manusia (Costanza et al 1987;. Primavera 2006). Tambak udang adalah industri yang menguntungkan di seluruh dunia, terlebih di daerah tropis. Budidaya udang membutuhkan air payau, tambak biasanya dibangun di kawasan mangrove. Namun, berbagai dampak negatif telah dilaporkan di negara-negara yang memproduksi udang seperti Taiwan dan Meksiko (Lin 1989;. Paez-Osuna et al 1999). Untuk industri tambak udang berkelanjutan, upaya harus dilakukan untuk mengukur polusi dan mengelola limbah. Limbah tambak udang selama panen menunjukkan bahwa limbah tinggi dalam nitrogen anorganik terlarut, fosfor larut reaktif, padat dan klorofil (Ling et al 2010a.).
Bahan dan Metode
Ø  Pengambilan sampel limbah (10 cm dari permukaan) di outlet tambak udang.
Ø  Udang diberi makan tujuh kali setiap hari dan hari ketujuh setelah itu mereka diberi makan empat kali sehari dan periode kultur selama 116 hari.
Ø  Pengambilan sampel air dilakukan dalam dua bagian yang berbeda, babak pertama pukul 18.00 sampai pukul 23.00 dan babak kedua keesokan harinya pukul 06.00 sampai pukul 11.00.
Ø  Pengambilan sampel dilakukan pada kedalaman 10 cm dari permukaan di daerah outlet tambak.
Ø  Sampel air ditempatkan di 2-L botol polietilen dan disimpan dalam lemari es untuk transportasi ke laboratorium untuk analisis.
Ø  Dalam parameter in situ seperti suhu dan oksigen terlarut (DO) diukur dengan menggunakan data hidro 4a Sonde Surveyor dengan Multiprobe Kualitas Air (SN39301). pH dan salinitas diukur dengan menggunakan pH meter (CyberScan 20) dan refraktometer (Atago S-10) masing-masing.
Ø  Sampel air dianalisis untuk total padatan tersuspensi (TSS), 5-hari kebutuhan oksigen biokimia (BOD5), kebutuhan oksigen kimia (COD), total nitrogen (TN) dan fosfor total (TP). TSS dan BOD5 analisis diikuti bahwa metode standar (APHA 1998).
Ø  Untuk parameter lainnya, sampel air yang disaring melalui filter 0,45 pM ukuran pori membran sebelum analisis menggunakan prosedur Hach dimana konsentrasi ditentukan colorimetrically menggunakan spektrofotometer Hach DR2010 (Hach 2000). COD ditentukan dengan menggunakan metode pencernaan reaktor.
Ø  Konsentrasi TN dianalisis menggunakan metode pencernaan persulfat (Hach 2000). TP analisis mengikuti metode asam persulfat pencernaan dan konsentrasi ditentukan dengan menggunakan spektrofotometer (DR 2010).
Hasil dan Pembahasan
Pembuangan air outlet masuk kembali ke tambak sekiranya bisa mengakibatkan ikan lemas bahkan mati karena padatan tersuspensi yang tinggi, kekurangan oksigen bias terjadi bila pengadukan “turbulensi” baik buatan atau alami tiba-tiba menurun maka  air tambak beroksigen rendah  karena nutrisi yang terlalu tinggi  seperti nitrogen dan fosfor. Salah satu perawatan yang bisa menjadi retensi di tambak yaitu sedimentasi (Nyanti et al 2010;. 2011).
Kesimpulan
Kebutuhan pengolahan limbah dilakukan untuk melindungi air permukaan dari eutrofikasi dan kematian ikan dan untuk menjamin keberlanjutan industri tambak.

PKKM MAHASISWA BARU UNSOED TAHUN 2012


HASIL OBSERVASI DI KELAS PENGETAHUAN TENTANG VISI UNSOED



PENGETAHUAN VISI UNSOED JUMLAH PERSENTASE
  ORANG  
Tidak tahu visi 36 100.00
Tahu, namun sulit dimengerti 0 0.00
Tahu, namun tidak memotivasi 0 0.00
Tahu, cukup memotivasi 0 0.00
Tahu, bersifat menantang dan memotivasi 0 0.00

36

PKKM MABA UNSOED 2012


KETRAMPILAN (SKILLS) UNTUK SUKSES MAHASISWA
BERDASARKAN NEED ANALYSIS & METAPLAN




SKILLS JUMLAH     PERSENTASE (%)  
A. Soft Skills 22 100  
     1. Intrapersonal Skills 15   68.18182
     2. Interpersonal Skills 7   31.81818
B. Hard Skills 0 0  
T O T A L 22 100 100

PKKM MABA UNSOED 2012


No Karakter/Sifat/lainnya
1 Memotifasi
2 Penampilan
3 Tauladan yang baik
4 Cinta
5 Penyayang
6 Memotivasi
7 Gambaran untuk maju
8 Pemberi semangat
9 Bijaksana
10 Rela berkorban
11 Pekerja keras
12 Berwibawa
13 Taat 
14 Semangat
15 Cinta perdamaian
16 Mencakup semua aspek
17 Berpartisipasi
18 Berhikmat 
19 Cerdas
20 Penyabar
21 Jenius
22 Bertanggung jawab
23 Bijaksana
24 Skil yang bagus
25 Peduli
26 Baik dan tangguh 
27 Tulus 
28 Gambaran kehidupan
29 Skill yang hebat
30 Sederhana 
31 Rela berkorban
32 Bijaksana
33 Gigih
34 Penyayang
35 Akhlak terpuji
36 Rela berkorban

PKKM MAHASISWA BARU UNSOED TAHUN 2012


REKAPITULASI EVALUASI PELATIHAN PKKM MAHASISWA BARU UNSOED TAHUN 2012









Lokasi                                : FST (Blater)






Ruang                                 : B 101






Tanggal                              : 5 September 2012






Nama Trainer                    : Aziz WWN. ST.,MT.






Nama Co-trainer               : Guruh Tri A.














Angka 4 = baik sekali Angka 2 = cukup


Angka 3 = baik Angka 1 = kurang 









No. Unsur yang dinilai                Penilaian     Jumlah Rata-
    1 2 3 4 Responden rata
1 Tujuan pelatihan sudah disampaikan 0 0 19 17 36         3.47
2 Pelatihan menumbuhkan motivasi 0 0 21 15 36         3.42
3 Interaksi antara trainer dengan peserta 0 0 14 22 36         3.61
4 Pelaksanaan pelatihan memberikan 0 1 15 20 36         3.53
  pengalaman belajar            
5 Materi pelatihan bermanfaat bagi pengembangan karakter dan kepribadian prestatif 0 0 18 18 36         3.50
6 Metode pelatihan untuk optimalisasi otak dengan unsur  0 1 18 17 36         3.44
  Kreatif, Imajinasi, Sosialisasi, Spiritual, Musik dan Emosi            
7 Keterlibatan mahasiswa dalam pelatihan 0 1 23 12 36         3.31
8 Kemampuan trainer mengelola pelatihan 0 0 19 17 36         3.47
9 Pelaksanaan pelatihan dan pelayanan panitia 0 0 23 13 36         3.36
10 Konsumsi 0 2 14 20 36         3.50
11 Fasilitas ruang dan tata tempat 0 7 25 4 36         2.92
12 Fasilitas audio dan visual 0 0 26 10 36         3.28
13 Ketercapaian tujuan pelatihan  0 0 22 14 36         3.39

my JOB, perairan


gracilaria





1.      Classification: 
Empire
: Eukaryota
Kingdom
: Plantae
Subkingdom
: Biliphyta
Phylum
: Rhodophyta
Subphylum
: Eurhodophytina
Class
: Florideophyceae
Subclass
: Rhodymeniophycidae
Order
: Gracilariales
Family
: Gracilariaceae
Genus Gracilaria